Service pompa submersible (pompa satelit) dimulai dengan mengangkat pompa dari dalam sumur, memeriksa motor, kabel, dan panel kontrolnya, lalu memasangnya kembali dan menguji debit air. Biaya angkat dan service berkisar Rp50.000–Rp60.000 per meter kedalaman, di luar perbaikan dan part. Putra Teknik mengerjakan service, angkat-pasang, dan pemasangan pompa submersible baru untuk sumur bor dalam (artesis) di Jakarta Selatan, memakai rig dengan katrol rantai yang juga kami gunakan untuk pengeboran.
Kapan pompa submersible dipakai?
Pompa submersible dibenamkan di dalam pipa casing, di bawah muka air, dan mendorong air dari bawah. Pompa di permukaan dibatasi daya hisap: pompa sumur dangkal sekitar 9 m, semi-jet sekitar 11 m, dan jet pump paling efektif sampai sekitar 30 m. Karena itu submersible menjadi pilihan untuk sumur dalam atau artesis, yang di Jakarta Selatan umumnya 60–150 m, serta untuk kebutuhan air besar seperti rumah besar, kos, dan tempat usaha.
| Aspek | Jet pump | Submersible |
|---|---|---|
| Posisi pompa | Di permukaan, ejector di dalam sumur | Seluruh unit di dalam sumur |
| Kedalaman sumur yang umum di Jaksel | Sekitar 20–40 m | Sekitar 60–150 m |
| Debit dan daya angkat | Cukup untuk rumah tangga biasa | Lebih besar untuk sumur dalam |
| Perawatan | Mudah dijangkau | Harus diangkat dari sumur |
Perbandingan lengkapnya ada di artikel jet pump vs submersible. Bila Anda baru berencana membuat sumur dalam, lihat juga layanan sumur bor artesis.
Lingkup pekerjaan
- Angkat dan pasang kembali pompa submersible (pull-out).
- Pemeriksaan dan perbaikan unit pompa: impeller, check valve, saringan, dan bearing.
- Penggantian kabel atau penyambungan ulang dengan sambungan kedap air.
- Perbaikan panel kontrol: kapasitor, kontaktor, overload relay, dan MCB.
- Gulung ulang motor bila tipe dan kondisinya memungkinkan.
- Pemasangan pompa submersible baru (ukuran 2, 3, atau 4 inci) sesuai kedalaman, diameter casing, dan debit sumur.
Proses kerja: angkat pompa submersible
- Catat kondisi awal. Bila pompa masih bisa menyala, kami ukur tegangan, arus listrik, dan tekanan air sebagai pembanding.
- Matikan listrik di panel dan MCB, lalu pastikan tidak ada yang menyalakannya selama pekerjaan.
- Pasang rig dan katrol rantai di atas sumur. Rig portabel kami bisa masuk ke lahan sempit dan gang.
- Angkat pipa batang demi batang sambil menjaga kabel agar tidak tergesek casing dan tali pengaman tetap terikat.
- Periksa pompa di permukaan: isolasi kabel dan motor (normalnya di atas 1 MΩ), tahanan kumparan, putaran poros, kondisi impeller, check valve, saringan, dan endapan pasir.
- Perbaiki atau ganti komponen yang rusak. Pekerjaan motor dibawa ke workshop kami di Jl. P. Antasari, Kebayoran Baru.
- Pasang kembali pada kedalaman yang tepat, lalu uji debit, arus listrik, dan kerja panel. Sebagai acuan, manual Shimizu SPES-311K BIT mensyaratkan pompa terendam minimal 5 m dan berjarak minimal 1 m dari dasar sumur.

Kerusakan pompa submersible yang sering terjadi
| Gejala | Kemungkinan penyebab | Penanganan |
|---|---|---|
| Panel menyala, air tidak keluar | Muka air turun di bawah pompa, sambungan pipa lepas atau bocor di dalam sumur, check valve macet, impeller tersumbat | Ukur muka air, angkat pompa, periksa pipa dan check valve |
| Overload trip, ampere naik | Pasir atau lumpur menghambat impeller, bearing aus, tegangan listrik turun, kabel terlalu kecil untuk jaraknya | Ukur tegangan dan arus, angkat dan bersihkan pompa, evaluasi kabel |
| Hanya berdengung, tidak mau start | Kapasitor di control box rusak, kontaktor aus, salah satu kabel putus | Uji dan ganti komponen panel, cek sambungan kabel |
| MCB atau ELCB sering turun | Isolasi kabel atau sambungan bocor, kumparan motor mulai rusak | Ukur isolasi, sambung ulang kabel dengan sambungan kedap air, atau perbaiki motor |
| Air berpasir, pompa terendam pasir | Pompa terlalu dekat dasar sumur, saringan pompa dilepas, sumur perlu dibersihkan | Angkat, bersihkan, atur ulang kedalaman, pertimbangkan kuras sumur bor |
| Debit makin kecil | Impeller aus terkikis pasir, pipa bocor, debit sumur menurun | Periksa pompa dan pipa, uji debit sumur |
Panel control dan proteksi
Pompa submersible satu fase umumnya memakai control box berisi kapasitor, sedangkan pompa yang lebih besar memakai panel dengan kontaktor dan overload relay. Panel yang baik melindungi motor dari kondisi yang sering membuatnya terbakar: berputar tanpa air, tegangan listrik turun, arus berlebih, dan terlalu sering start. Manual Shimizu SPES-311K BIT, misalnya, membatasi maksimal 20 kali start per jam. Yang kami periksa dan sarankan:
- MCB dan pengaman arus bocor yang sesuai daya pompa.
- Overload relay yang disetel sesuai arus pada pelat nama motor.
- Proteksi kering (water level control) agar pompa mati saat air di sumur habis.
- Grounding yang tersambung ke panel dan instalasi pompa.
- Panel terlindung dari hujan dan panas matahari langsung.
Keselamatan listrik: panel pompa submersible bertegangan, dan kapasitornya bisa menyimpan muatan walau listrik sudah diputus. Jangan membuka panel atau menarik kabel pompa sendiri; matikan MCB dan hubungi teknisi.
Kisaran biaya service pompa submersible
| Pekerjaan | Kisaran biaya | Keterangan |
|---|---|---|
| Angkat, cek, dan pasang kembali | Rp50.000 – Rp60.000 per meter kedalaman | ±Rp1,5 juta untuk sumur sekitar 30 m; sumur di atas 60–80 m perlu survei |
| Kunjungan dan pengecekan | Rp75.000 – Rp100.000 | Ukur listrik dan cek panel sebelum pompa diangkat |
| Gulung atau perbaikan motor submersible | Setelah pengecekan | Tergantung tipe dan kondisi motor |
| Perbaikan kabel, sambungan, dan panel | Setelah pengecekan | Tergantung komponen yang rusak |
| Paket sumur ±60 m + pompa submersible | Rp17 juta – Rp25 juta | Tergantung diameter casing, daya pompa (0,5–1,5 HP), dan panel |
| Paket sumur ±80–100 m + submersible | Rp24 juta – Rp45 juta | Wajib survei |
Diperbarui: Oktober 2026 — estimasi, final setelah pengecekan. Daftar harga semua layanan ada di halaman harga.
Kapan Anda butuh layanan ini?
- Panel menyala tetapi air tidak keluar, atau debit turun drastis.
- Pompa sering trip, MCB turun, atau tagihan listrik naik tanpa sebab jelas.
- Air mulai keruh atau berpasir.
- Sumur dalam baru selesai dibor dan butuh pompa yang sesuai.
- Pompa lama perlu diangkat untuk pemeriksaan berkala.
Kenapa Putra Teknik?
- Peralatan angkat sendiri: kami juga mengerjakan pengeboran sumur dalam, sehingga punya rig dan katrol rantai untuk mengangkat pompa, termasuk di lahan sempit.
- Workshop kami di Jl. P. Antasari, Kebayoran Baru, di tengah Jakarta Selatan.
- Diagnosis dulu: masalah di panel atau kabel kami bedakan dari kerusakan pompa sebelum mengangkat apa pun.
- Biaya dijelaskan sebelum dikerjakan, dan foto pekerjaan asli kami ada di galeri.
Area layanan pompa submersible
Kami melayani sumur dalam di seluruh Jakarta Selatan. Di kawasan selatan, sumur bor masih menjadi andalan: menurut data Potensi Desa 2024 dari BPS Kota Jakarta Selatan, mayoritas keluarga di 4 dari 6 kelurahan di Jagakarsa dan 4 dari 7 kelurahan di Pasar Minggu memakai sumur bor sebagai sumber air minum utama. PAM Jaya juga menyebut Jagakarsa dan Cilandak sebagai kantong warga yang masih memakai air sumur (September 2026).
Pompa satelit Anda bermasalah? Kirim video panel dan kondisi air ke WhatsApp 0813-9968-6660. Konsultasi via WhatsApp gratis.
Tanya jawab seputar pompa submersible (satelit)
Berapa biaya angkat pompa submersible?
Biaya angkat dan service pompa submersible di Putra Teknik berkisar Rp50.000–Rp60.000 per meter kedalaman, mencakup angkat, cek, dan pasang kembali; untuk sumur sekitar 30 meter kira-kira Rp1,5 juta. Perbaikan motor, kabel, panel, dan penggantian part dihitung terpisah setelah pompa diperiksa. Sumur yang lebih dalam dari 60–80 meter perlu survei dulu. Angka ini estimasi per Oktober 2026.
Apa penyebab pompa submersible tidak keluar air?
Penyebab paling umum adalah muka air sumur turun di bawah posisi pompa, sambungan pipa di dalam sumur lepas atau bocor, check valve macet, atau impeller tersumbat pasir. Bila panel menyala tetapi air tidak keluar, jangan biarkan pompa terus berjalan karena motor bisa rusak tanpa air. Teknisi akan mengukur muka air dan arus listrik dulu, lalu mengangkat pompa bila memang diperlukan.
Kenapa pompa submersible sering overload atau trip?
Overload terjadi saat motor menarik arus lebih besar dari batasnya. Penyebabnya bisa impeller terhambat pasir atau lumpur, bearing aus, tegangan listrik turun, kabel terlalu kecil untuk jarak ke panel, atau setelan overload relay tidak sesuai. Jangan terus menaikkan setelan pengaman. Ukur tegangan dan arus lebih dulu, lalu angkat dan periksa pompa bila arusnya memang tinggi.
Pompa submersible tahan berapa lama?
Umur pompa submersible tidak bisa dipukul rata karena sangat dipengaruhi kondisi sumur dan cara pemakaiannya. Yang paling memperpendek umurnya adalah pasir yang mengikis impeller, pompa berputar tanpa air, tegangan listrik tidak stabil, dan terlalu sering start; manual Shimizu SPES-311K BIT, misalnya, membatasi maksimal 20 kali start per jam. Panel berproteksi dan posisi pompa yang benar membuatnya lebih awet.
Pompa submersible atau jet pump, mana yang lebih baik?
Tidak ada yang selalu lebih baik; pilihannya tergantung kedalaman muka air dan kebutuhan air. Jet pump lebih mudah dirawat karena berada di permukaan dan paling efektif sampai sekitar 30 meter. Submersible dibutuhkan untuk sumur yang lebih dalam karena debit dan daya angkatnya lebih besar, tetapi perawatannya perlu mengangkat pompa. Kami merekomendasikan setelah mengetahui data sumur Anda.
Berapa kedalaman sumur bor untuk pompa submersible?
Di Jakarta Selatan, pompa submersible umumnya dipakai untuk sumur dalam atau artesis sekitar 60–150 meter. Jet pump paling efektif sampai sekitar 30 meter, jadi untuk muka air yang lebih dalam submersible lebih unggul dari sisi debit dan daya angkat. Posisi pompa juga diatur; contohnya manual Shimizu SPES-311K BIT mensyaratkan pompa terendam minimal 5 meter dan berjarak minimal 1 meter dari dasar sumur.


